Tuesday, September 17, 2019
082251380221 borneoberkicaucom@gmail.com
LovebirdTips Burung

Tips Cara Beternak Lovebird Yang Terbukti Berhasil Bagi Pemula

BORNEOBERKICAU.COMTips Cara Beternak Lovebird Yang Terbukti Berhasil Bagi Pemula  Si Burung Cinta, Lovebird atau sebagian orang lebih suka menyebut Labet adalah salah satu burung kicau yang sangat populer dan memiliki banyak peminat. Karena itu berbagai upaya penangkaranpun dilakukan oleh para pecinta burung. Peluang yang menjanjikan dari ternak lovebird adalah salah satu alasan mengapa Lovebird dibudidayakan, selain karena faktor mudahnya perawatan. Merawat burung untuk diternakkan tentu berbeda dengan merawat burung untuk dipelihara. Rata – rata peternak mengalami kegagalan pada awal mereka mulai merawatnya. Tapi sering dengan bertambahnya pengalaman dan ilmu tentang lovebird, akhirnya mereka bisa menemukan cara beternak lovebird yang terbukti berhasil setelah melewati beberapa kali gagal tentunya. Jika anda ingin mencoba beternak burung satu ini caranya gampang-gampang susah. Untuk itu sebelum memulai ada baiknya mempelajari cara dan tips suksesnya.
Kesulitan yang paling sering ditemui untuk peternak pemula ialah membedakan jenis kelamin lovebird. Namun, jika kamu sudah bisa mengatasi hal tersebut sudah waktunya mempersiapkan diri dan keperluan untuk beternak.

Ternak Lovebird Bagi Pemula Lengkap Cara Caranya.mp4 000399854
Ternak Lovebird Bagi Pemula Lengkap Cara Caranya.mp4 000399854

Lovebird secara umum memiliki tinggi 13 – 17 centimeter dengan berat badan sekitar 40-60 gram, berekor pendek dan berparuh besar. Untuk mendulang sukses dan mendapatkan hasil yang maksimal kamu menerapkan beberapa langkah di bawah ini.

Ternak Lovebird 01a
Ternak Lovebird 01a

Persiapan Beternak Lovebird
1. Siapkan sangkar
Siapkan sangkar yang akan digunakan untuk perkawinan sepasang lovebird. Ukuran yang ideal ialah 20x20x25 cm untuk kandang kayu dan 50x50x50 cm untuk kandang besi. Selain itu siapkan tenggeran dan sarang atau area bertelur yang terbuat dari kayu atau bisa dibeli di pasaran.
2. Pemilihan bibit yang bagus (jangan asal) jantan dan betina
Ada banyak jenis lovebird yang beredar di pasaran dan untuk sebagian besar jenis sangat susah dibedakan antara jantan dan betina. Jadi harus teliti dan cermat memilih dan membedakannya.
Ada banyak cara untuk mengetahui jenis kelamin, mulai dari yang sederhana seperti melihat fisik atau meraba tulang hingga cara ilmiah seperti tes DNA. Semua itu tergantung pilihanmu.
Disarankan memilih lovebird dengan postur sedang dan kombinasi yang pas antara tubuh, kaki, ekor dan panjang leher. Pilih burung dengan kepala besar, tampak kuat denga paruh yang panjang.
3. Cermati usia lovebird
Umur lovebird sangat penting untuk mendapatkan anakan yang bagus. Lovebird yang terlalu muda memang bisa bertelur namun akan mengalami banyak kendalan saat proses penetasan dan berujung kegagalan.
Kemungkinan untuk sukses sangat kecil. Usia ideal lovebird untuk bereproduksi ialah sekitar 1 tahun. Di usia tersebut lovebird cukup matang dan siap berproduksi.
4. Perkawinan
Ada penanganan spesial untuk menjodohkan lovebird. Di awal dekatkan jantan dan betina di sangkar terpisah sekitar 3-7 hari. Jika mereka sering berdekatan berarti jodoh. Hal ini akan lebih cepat jika keduanya sama-sama memasuki periode berahi.
Setelah berjodoh kumpulkan dalam satu kandang. Yang perlu diingat jika dalam satu kandang nyatanya tidak kawin dan kejar-kejaran berarti perjodohan gagal. Perlu diulangi lagi dengan menukar lovebird.
Cara lain perjodohan bisa dengan mengumpulkan banyak lovebird dalam satu kandang besar dengan jumlah jantan dan betina yang imbang. Ini karena lovebird tipe setia dan tidak mengenal poligami atau poliandri.
Teknik Beternak Lovebird Pasca Bertelur
1. Pengeraman
Dalam proses ini jaga lingkungan kandang yang kondusif agar lovebird fokus mengeram dan mendapatkan hasil terbaik. Dianjurkan jangan terlalu sering melihat situasi kandang atau memegang telur. Jangan cemas ketika lovebird tak segera mengeram. Umumnya mereka mengerami sesudah telur ketiga keluar dan lovebird bertelur sekitar 4-6 butir.
2. Penetasan telur
Telur akan menetas setelah dierami sekitar 21-23 hari. Penetasan lovebird memakan waktu cukup lama, jadi jangan cemaskan itu. Jika telur tidak menetas setelah 26 hari kemungkinan tidak menetas (gagal dibuahi) dan bisa diambil.
3. Pakan untuk indukan dan anakan
Pakan untuk indukan penting diperhatikan untuk menjaga kesehatan dan nutrisi dalam tubuhnya. Berikan makanan variatif seperti millet, sayuran dan buah-buahan.
Sementara pakana anakan bisa diberikan bubur bayi instant yang banyak dijual. Bubur dicampur dengan air hangat dan dapat disuapi lewat jarum suntik atau sendok kecil. Pakan diberikan minimal 4 jam sekali. Jika sudah berusia 4 minggu bisa dilatih dengan makanan umumnya. Demikian beberapa tips Cara beternak lovebird yang terbukti berhasil lovebird.

BACA JUGA:  Cara Merawat Lovebird Yang Benar

Semoga usaha keras kita membuahkan hasil. Terima kasih telah berkunjung di Portal Burung kami. Salam Persaudaraan Kicaumania, Salam Borneo Berkicau Sepanjang Hari!

 

Leave a Reply